Tampilkan postingan dengan label BAGIAN LIMA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BAGIAN LIMA. Tampilkan semua postingan

Selasa, 22 November 2016

10 TIPS BERBISNIS.

41. Kerugian jangka pendek merupakan jalan yang dilalui untuk mendapatkan keuntungan jangka panjang.

42. Beberapa faktor yang memotivasi keberhasilan orang Cina adalah kemiskinan, perasaan kurang aman, kemampuan bertahan hidup di tempat orang, tidak ada pilihan, dan ajaran falsafah yang didapat sejak kecil.

43. Dalam sistem sosial orang Cina, anak laki-laki adalah ahli waris keturunan.

Salah satu cara menunjukkan penghormatan kepada kedua orang tua dan mengangkat martabat keluarga adalah dengan menjadi kaya. Satu-satunya cara menjadi kaya adalah melalui kegiatan perdagangan.

44. Pedagang Cina tidak takut dan tidak pelit untuk mengeluarkan sedikit biaya tambahan asal mereka dapat ‘menangkap’ dan memikat hati pelanggannya.

45. Kebanyakan usahawan Cina yang sukses bekerja sekurang-kurangnya 18 jam sehari.

46. Orang Cina tidak mencari-cari alasan. Mereka berusaha menghilangkan alasan apa pun dan menjauhkan diri dari pendapat-pendapat negatif (yang tidak membantu mereka).

47. Orang Cina percaya, nasib buruk dapat diubah. Sial dan malang dapat dibuang dan digantikan dengan nasib baik.

48. Pedagang Cina biasanya tutup buku pada setiap akhir tahun.
Suatu perdagangan dikatakan berhasil jika pada akhir tahun itu mencatat keuntungan. Para pedagang Cina akan menyelesaikan utang tiga hari menjelang tahun baru.

49. Lokasi perdagangan yang dianggap baik adalah yang memiliki kemudahan memarkir kendaraan, angkutan umum, dan dekat dengan pusat administrasi pemerintahan.

50. Orang Cina rela menebalkan muka, menahan caci maki orang lain, dan hidup sederhana. Setiap sen yang diperolehnya digunakan dengan sangat hati-hati.
Sedang yang tidak boleh dilakukan atau untuk menjaga bisnis untuk tetap lancar adalah :
Pelit.
Plin-plan.
suka berlagak.
Curang.
Tunduk pada insting orang.
Terlalu sedikit menabung.
Asal menerima barang.

MUHAMMAD IQBAL MUSALIM
CEO & FOUNDER IQBAL MUSALIM ELECTRONIC (IME)™.
ENTREPRENEUR MUDA
MUHAMMAD IQBAL MUSALIM COORPORATION©

Minggu, 20 November 2016

10 RAHASIA SUKSES PENGUSAHA MUDA

41. Jangan menjadi korban pembualan sendiri.
Jangan bicara kecuali Anda dapat melakukannya. Impress dengan aksi bukan percakapan. Dukung bisnis Anda tidak hanya dengan antusias, namun selera. Hindari melebih-lebihkan kebenaran dan menggembar-gemborkan jauh dari pencapaian tujuan. Singkatnya, lakukan atau tutup mulut.

42. Tahu kapan berhenti.
Berlawanan dengan kepercayaan setiap orang. Seorang kapten yang cerdas tidak turun dengan kapal. Jangan pergi pada tugas orang bodoh demi ego. Tahu kapan saatnya untuk berjalan dan pergi. Jika ide Anda tidak berjalan dengan baik, renungkan apa yang salah dan kesalahan apa yang dibuat. Menilai apa yang akan Anda lakukan secara berbeda. Tentukan bagaimana Anda akan menggunakan ini sebagai pelajaran keras untuk lebih baik dengan bisnis kewirausahaan masa depan Anda. Kegagalan tidak bisa dihindari, tetapi entrepreneur sejati akan memenangkan kesulitan.

43. Jual Keunikan Produk yang ditawarkan.
Bila kita lumayan kreatif dan inovatif, pasti banyak hal yang bisa dikreasikan. Untuk menemukan ide peluang usaha terbaru bisa dimulai dari penemuan produk baru, teknologi, system, dan program baru. Atau bahkan menulis buku dengan ide-ide yang baru pun bisa di perhitungkan. Penemuan baru apalagi yang khas dan unik, sangat berpeluang menembus pasar.

44. Menduplikasi Usaha Lain.
Sedangkan bagi yang kurang kreatif dan inovatif, jangan patah semangat. Masih banyak ide usaha tersebar dimana-mana, bahkan mungkin didepan mata kita. Kita cuma perlu membaca setiap peluang, mengukur potensi, dan mengambil resiko. Misalnya, disekitar rumah kita karena dekat dengan sekolah ada usaha makanan yang laris, apa salahnya menyaingi usaha tersebut, tinggal memberikan nilai dan pelayanan lebih dari usaha kita.

45. Memberi Fasilitas Tambahan.
Seperti cara di atas namun diperlukan sedikit kreatifitas. Misalnya jika ingin membuka usaha warung makan, berikan penawaran harga yang kompetitif dan tempat yang nyaman untuk pembeli bercengkrama dengan pembeli lain, sehingga pembeli betah berlama-lama belanja di warung kita.

46. Jual Keterampilan.
Cermati bakat setiap orang, karena itu pun bisa menjadi peluang bisnis yang menguntungkan. Banyak orang berbakat bila di kembangkan dan diberikan tempat bisa dijual mahal. Tempat seperti restoran, toko-toko, salon, kursus, servis, mal, dan pasar adalah gudangnya orang berbakat. Misalnya ambil saja 2-3 orang pemangkas rambut, sewakan tempat yang bagus, alat yang lengkap, brand khusus, dan training tentang bagaimana pelayanan yang baik. Maka usaha salon yang eksklusif sudah bisa dimiliki.

47. Menjual Barang Second.
Masih belum banyak orang yang tertarik dengan jenis usaha ini. Barang second tertentu dengan nilai historis bisa mempunyai harga yang tinggi. Untuk awal memulainya kita bisa dengan berburu barang-barang bermerk asli yang sudah tidak terpakai lagi, dan menjualnya ditempat lain dengan harga special.

48. Terlibat sejak dini.
Di kalangan pebisnis Tionghoa, melibatkan keluarga sejak dini adalah hal biasa. Bila seorang ayah membuka rumah makan, maka anak-anaknya ditugaskan menjadi pelayan, sedangkan istri menjadi kasir. Begitu anak beranjak dewasa, mereka sudah menguasai seluk-beluk bisnis di luar kepala dan menjalankannya tanpa canggung.

49. Administrasi dan pembukuan yang baik.
Sangat jarang toko yang dijalankan pengusaha Tionghoa kehabisan stok barang.
Sebab mereka menerapkan sistem administrasi barang yang baik. Sedangkan pembukuan yang baik membuat arus kas berjalan lancar.

50. Dua puluh persen biaya hidup.
Sebelum bisnis benar-benar sukses (dengan kata lain sudah kaya raya), orang Tionghoa terbiasa hidup sederhana, yaitu dengan cara menggunakan hanya 20 persen dari penghasilan mereka. Bila punya pendapatan Rp. 10 juta, maka yang digunakan untuk biaya hidup hanya Rp. 2 juta saja dan sisanya ditabung atau diinvestasikan.

MUHAMMAD IQBAL MUSALIM
CEO & FOUNDER IQBAL MUSALIM ELECTRONIC (IME)™.
ENTREPRENEUR MUDA
MUHAMMAD IQBAL MUSALIM COORPORATION©